Budaya Daerah Papua 

Tutup Bulan Rosario, Umat Katolik di Nabire Arak Patung Bunda Maria

[foto: int]
[foto: int]
Nabire – Umat Katolik di Nabire, Papua melakukan prosesi perarakan patung Bunda Maria. Mereka menempuh jarak sekitar 15 kilo metersebagai bentuk penghormatan kepada sekaligus penutupan Bulan Rosario.

“Prosesi perarakan merupakan bentuk dari pujian kepada Bunda Maria atas sarana penyelamatan yang dipilih Allah,” kata Frater Santon Tekege yang hari-harinya bertugas di gereja tersebut seperti dilansir majalahselangkah.com.

Tekege menjelaskan, prosesi perarakan ini sebagai bentuk pujian kepada bunda Maria atas pertolongan yang selalu Ia berikan.

“Sekaligus menghormati kepada bunda Maria karena Allah menjadikan Dia sebagai sarana penyelamatan manusia,” tutur Tekege.

Selain itu, Tekege mengatakan, dalam rangka menghayati semangat hari penutupan bulan Rosario, pihaknya melakukan prosesi perarakan bunda Maria sekitar 15 KM.

“Dimulai dari gereja dan kembali berakhir di gereja.” ungkapnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon