Hot Hukum Papua Papua Barat 

Kapolda Papua: KNPB Harus Dibubarkan

Papua – Kapolda Papua Irjen Yotje Mende mengatakan bahwa setiap organisasi yang berafiliasi kepada Papua merdeka adalah organisasi terlarang. Oleh karenanya, organisasi tersebut salah satunya Komite Nasional Papua Barat (KNPB) harus dibubarkan. “Saya sudah minta agar dibuatkan surat untuk membubarkan setiap organisasi terlarang di daerah ini, termasuk KNPB karena itu organisasi kelompok Papua merdeka,” tegas Kapolda Papua Irjen Yotje Mende, seperti dilansir Detik, Selasa (24/3/2015). Menurut Yotje, apapun kegiatan yang dilakukan KNPB, tetap organisasi tersebut akan dan harus dibubarkan. “Mereka melakukan bakti sosial ditengah –tengah masyarakat hanya lah kamuflase yang…

Read More
Hukum Maluku 

Terbukti Ilegal Fishing, Kenapa Kapal Tiongkok Ini Tidak Ditenggelamkan?

Ambon – Kapal MV Hai Fa milik Tiongkok yang terbukti mencuri ikan di perairan indonesia hanya dijatuhi hukuman denda Rp 200 juta. Hukuman ini dinilai terlalu ringan dibandingkan seharusnya yakni ditenggelamkan sebagaimana dilakukan sebelumnya. “Penyidikan Hai Fa dilakukan oleh TNI AL, bukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ataupun satgas,” kata Ketua Satgas Anti Illegal Fishing, Mas Achmad Santosa di Gedung KKP, Jakarta, seperti dilansir JPNN, Senin (23/3). Menurutnya, lanjut Achmad, pihaknya melihat ada yang ganjil dalam putusan tersebut. Pasalnya, dari tiga pasal yang didakwakan hanya satu yang dinyatakan terbukti. “Pertama,…

Read More
Hukum Nusa Tenggara Timur 

Satu Orang Tewas Akibat Bentrokan di Sumba Barat

Kupang – Bentrokan antara kelompok warga di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi, Senin, 23 Maret 2015 sekitar pukul 08.15 Wita. Bentrokan yang terjadi di padang hutan, Waekariam, Desa Sobarade, Kecamatan Kota, Sumba Barat tersebut menyebabkan satu orang warga tewas. Kepala Bidang Humas Polda NTT, Ajun Komisaris Besar Agus Santosa mengatakan kedua kelompok massa yang terlibat bentrokan itu yakni kelompok Nikodemus terpidana kasus pengrusakan pagar dari Sumba Tengah dan kelompok massa Jowa Todo di Sumba Barat. “Satu orang dilaporkan tewas dalam perang tanding antarkedua kelompok masyarakat,” kata Agus…

Read More
Hukum Sulawesi Utara 

Aspromia; ‘Generasi Muda Sekarang Tak Punya Budaya Malu’

Manado – Asosiasi produsen minuman beralkohol (Aspromia) mengungkapkan jika banyak kasus kriminalitas terutama yang berakibat pembunuhan yang terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) adalah diawali oleh mereka mengkonsumsi minuman keras. Salah satu miras yang banyak dikonsumsi warga sulut khususnya para remajanya adalah jenis Cap Tikus. Ketua Aspromia, Koning Lapasi menginginkan agar revisi Perda Miras tersebut dapat menyentuh generasi muda agar memiliki budaya malu. “Mabuk! Generasi muda sekarang tak memiliki budaya malu,” kata Koning Lapasi saat rapat revisi Perda Miras di DPRD Sulut, beberapa waktu lalu seperti dilansir BeritaManado, 22/03/15. Padahal, lanjut…

Read More
Daerah Hukum Nusa Tenggara Timur 

Survey; 31% Remaja di NTT Tak Perawan Lagi

Kupang – Sekitar 29 – 31 persen remaja di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Hal ini terungkap berdasarkan hasil survey Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan lembaga nirlaba OnTrack Media Indonesia (OTMI). Kepala Dinas Pendidikan Nusa Tenggara Timur, Piter Manuk mengatakan jika angka tersebut lebih rendah dari sekitar 60 persen remaja Indonesia yang melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi. “5 persen dari 581 kasus HIV/AIDS remaja NTT terjangkit penyakit mematikan itu,” kata Manuk di Kupang, seperti dilansir Bisnis.com, Sabtu (21/3/2015). Selain itu, lanjut Manuk,…

Read More
Hukum Sulawesi Utara 

Gara-gara Minuman Ini, Tingkat Kekerasan di Sulut Meningkat

Manado – Saat ini, tingkat kriminalitas di Sulawesi Utara (Sulut) meningkat dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini bukan tanpa penyebab, ada beberapa hal yang menimbulkan peningkatan ini terjadi. Salah satu penyebab utamanya adalah banyaknya minuman keras yang memiliki kadar alkohol berbahaya. Salah satu minuman beralkohol yang banyak ditemukan dibeberapa daerah di Sulut adalah minuman keras cap tikus. “Cap tikus lebih banyak dikomsumsi langsung oleh masyarakat”, kata Ketua Asosiasi Produsen Minuman Beralkohol (Aspromia) Sulawesi Utara, Koning Lapasi seperti dilansir BeritaManado, 20 maret 2015. Menurut Koning, minuman cap tikus banyak dikomsumsi masyarakat…

Read More
Hukum Nusa Tenggara Timur 

Parah! Siswa SMP di NTT Produksi Film Dewasa Lalu Dilombakan

Kupang – Pergaulan bebas di kalangan remaja kini telah melampaui batas. Terbukti dari beberapa kasus seperti yang dilakukan oleh sejumlah siswa sekolah menengah pertama di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang memproduksi film dewasa. Direktur OnTrack Media Indonesia (OTMI) Imelda Theresia, mengatakan jika video-video tersebut kemudian dilombakan dengan teman-teman lainnya. “Kami temukan ada siswa yang memproduksi film dewasa untuk dilombakan dengan teman-teman lainnya,” kata Theresia, seperti dilansir Tempo, Jumat, 20 Maret 2015. Menurut Theresia, para siswa SMP tersebut membuat film-film itu di tepi pantai, lalu disebarkan ke teman-teman lainnya menggunakan…

Read More
Hukum Nusa Tenggara Timur 

Polres Flotim Tangkap Pria Penipu 6.000 Lebih Nasabah

Kupang –Direktur Lembaga Keuangan Finansial (LKF) Mitra Tiara, Nikolaus Ladi alias Niko Ladi ditangkap tim buser Polres Kabupaten Flores Timur (Flotim). Dia diduga menipu 16.000 lebih nasabah, termasuk karyawan dan merugikan nasabah sekitar Rp 400 miliar lebih. “Saat ini tersangka Niko Ladi ditahan di Polda NTT,” kata Kapolres Flotim, AKBP Dewa Putu Gede Artha seperti dilansir Suara Pembaruan, Senin, (16/3) pagi. Menurutnya, tersangka Niko Ladi telah melakukan dua kejahatan, antara lain pencucian uang dan menipu nasabah LKF Mitra Tiara kurang lebih Rp 400 miliar. “Niko Ladi akan diperiksa di Polda…

Read More
Daerah Gorontalo Hukum 

Sebagian Penderita HIV/AIDS di Gorontalo Adalah Mahasiswa

Gorontalo – Berdasarkan data Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Gorontalo, ada sebanyak 176 orang yang terjangkit virus HIV/AIDS. Bahkan dari jumlah tersebut, 9 diantaranya adalah dari kalangan mahasiswa. Ketua Harian Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Gorontalo Idris Rahim mengatakan jika penting juga untuk memperkuat sosialisasi akan bahaya penyakit tersebut di wilayah kampus. “Kalangan mahasiswa juga perlu mendapatkan ilmu untuk menambah wawasannya dalam mencegah penularan HIV, tapi bentuk sosialisasinya harus dalam bentuk yang lebih tepat,” katanya seperti dilansir HanTer, 16/03/15. Idris mengaku jika pihaknya meyakini masih banyak kasusa HIV/AIDS yang belum…

Read More